Loading...
FILMKomik

Kebenaran Mengenai Kelemahan Wonder Woman

“As per Aphrodite’s law, when an Amazon’s bracelets are bound together by the actions of a man, she loses her powers.” Pernah ada kabar bahwa hubungan intim dengan seorang pria akan menghilangkan kekuatan Wonder Woman dan membuatnya lemah. Namun nyatanya berhubungan intim dengan pria bukanlah  kelemahan Wonder Woman dari awal kemunculannya. Konsep ini awalnya berasal dari inkarnasi awal Wonder Woman, saat konsep itu pada dasarnya hanya menjadi alasan untuk menunjukkan bondage dalam komik. (Penciptanya adalah penyuka bondage). Tapi kemudian konsep itu dihilangkan dengan dimulainya Era Modern di tahun 80an.

Awalnya, Wonder Woman hanya memiliki dua kelemahan, dan keduanya didasarkan pada fakta bahwa gelang yang dikenakannya adalah “Bracelets of Submission”. Kelemahan itu muncul yang pertama, adalah jika seorang pria berhasil mengikatkan tangan dengan kedua gelangnya, dia akan kehilangan semua kekuatan supernya, persis seperti Superman bila di dekat kryptonite. yang kedua, jika gelangnya hilang atau rusak, dia akan mengalami kemarahan yang tak terkendali.

Lalu di era modern, wonder Woman sebenarnya tidak memiliki kelemahan khusus. Yang paling terlihat adalah bahwa stamina manusia super dan ketahanan terhadap cedera milik Wonder Woman tampaknya tidak berlaku untuk senjata tajam, seperti panah atau belati. Kemampuan untuk sembuh dengan cepat miliknya tidak bekerja mengatasi luka-luka tersebut. Selain itu ia juga tidak kebal terhadap luka tembakan, Sebenarnya dia tidak harus lebih  lemah terhadap luka seperti itu daripada orang pada umumnya. Sepertinya, konsep ini adalah upaya George Pérez sebagai ilustrator serta penulis Wonder Woman untuk membuatnya masuk akal mengenai penjahat yang rata-rata menggunakan peluru yang bisa dia hindari dan tangkis menggunakan gelangnya, serta menempatkannya dalam bahaya yang nyata saat melawan musuh penjahat kelas super.

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *