Loading...
FILM

Review Film Murder On The Orient Express (Bebas Spoiler)

Pada awalnya Murder On The Orient Express adalah sebuah novel detektif yang ditulis oleh Agatha Christie dan diterbitkan pada tahun 1934. Novel ini membawakan karakter detektif Belgia yang memiliki OCD (Obsessive Compulsive Disorder) bernama Hercule Poirot yang diperankan oleh Kenneth Branagh sekaligus mensutradarai film ini.

Cerita dalam buku maupun film ini kurang lebih sama, dimana detektif yang brilliant dan menjuluki dirinya sendiri sebagai detektif terbaik di dunia ini ingin rehat sejenak dari pekerjaanya dan ingin berlibur dari kegiatannya menginvestigasi segala kasus yang ia hadapi. Pelarian untuk berlibur ini pun akhirnya membawa dia untuk pergi menggunakan kereta uap The Orient Express. Pada awalnya semua baik-baik saja hingga pada saat kereta tersebut terhenti akibat tekena longsor salju dan berhenti untuk waktu yang cukup lama untuk mengembalikan kereta pada rel dan menyingkirkan bongkahan salju yang menghalangi. Dan misteri pun dimulai ketika salah satu penumpang ditemukan meninggal dengan bekas luka tusukan yang membabi buta di tubuhnya, yang membuat seluruh penumpang menjadi tersangka tentunya, dan mau tidak mau Hercule harus menuntaskan kasus ini sesegera mungkin agar tidak terjadi korban berikutnya.

Karakter di film ini lumayan banyak dan masing-masing memiliki peran  yang cukup kuat dalam menyambungkan benang merah cerita di film ini. Di tambah peran sang detektif (Kenneth) yang tampil mengagumkan  saat menginterogasi satu persatu penumpang, serta bereksperimen dengan sinematografi yang indah, membuat setiap cuplikan di film ini menjadi indah dan tidak membosankan walau kebanyakan hanya berlatarkan di dalam kabin kereta maupun di sekitaran rel kereta.

Ending dalam film ini pun tidak kalah mengagumkan, walau tidak sedikit juga yang sebenarnya sudah mengetahui akhir dari cerita ini karena pernah membaca bukunya ataupun tahu dari mulut ke mulut, namun bagi yang awam dengan cerita dari buku Agatha Christie ending dari film ini sangatlah unik dan “mind blowing”. Lalu di akhir cerita juga ada seperti petunjuk untuk film lanjutannya atau sequel, dimana detektif Hercule mendapat kabar bahwa ada kasus kematian di tengah sungai nil yang mengarah kepada buku lainnya oleh Agatha Christie yakni “Death On The Nile”. Akhir kata menurut saya film ini wajib mendapat rating 8.5 berdasarkan cerita, karakter, sinematografi, dan tidak kelewatan endingnya.

Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *