Loading...
News

Falcon Heavy Rocket Elon Musk Yang Dapat Secara Otomatis Mendarat Kembali

Pengusaha Amerika Serikat Elon Musk telah meluncurkan roket barunya yang bernama Falcon Heavy, dari Kennedy Space Center di Florida. Kendaraan raksasa yang sangat kuat ini berangkat dari pad landasan tanpa insiden dan langsung melambung tinggi di atas Samudra Atlantik. Hal ini disebut sebagai penerbangan uji coba yang berisiko dalam sejarah lift-off. CEO SpaceX mengatakan tantangan untuk membuat roket baru tersebut berarti peluang untuk berhasil kemungkinannya hanya 50-50. “Saya memiliki bayangan hanya sebuah ledakan raksasa di pad, roda yang memantul di jalan. Tapi untungnya bukan itu yang terjadi,” katanya kepada wartawan seusai acara peluncuran tersebut.

Dengan debut ini, Falcon Heavy menjadi kendaraan rocket paling mumpuni yang tersedia saat ini. Namun, untuk misi eksperimental yang hasilnya tidak pasti ini, mereka memutuskan muatan yang jauh lebih kecil dan aneh, yaitu mobil sport Tesla berwarna merah cerry. Beserta manekin luar angkasa yang diikat di kursi pengemudi, dan radio yang menyala untuk memainkan lagu David Bowie berulang – ulang.

Mobil Tesla dan manekinnya telah dikirim ke orbit elips mengelilingi Matahari yang menjangkau sejauh Planet Mars. Falcon Heavy pada dasarnya adalah tiga dari kendaraan Falcon 9 SpaceX yang terikat bersama – sama. Dan, seperti praktik biasa untuk SpaceX, ketiga tahap dorongan  segmen bawah roket pun dapat kembali ke Bumi untuk melakukan pendaratan terkontrol.


Please follow and like us:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *